Ashabul Kahfi : Pembuktian Teori Relativitas (2)

--sambungan--

Para Ashabul Kahfi hidup melintasi zaman. Mereka serasa tertidur satu hari didalam gua, namun zaman ternyata telah berganti selama 309 tahun (pendapat lain menyatakan 350 tahun).

“Dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun (lagi).” (QS 18:25)

Bagaimana bisa?

Hal ini bisa dibuktikan dengan analisis melalui fisika modern, yaitu teori relativitas Einstein.

“Jika suatu benda, makhluk hidup atau apa saja yang bergerak dengan kecepatan tertentu (mendekati kecepatan cahaya), maka benda tersebut akan mengalami dilatasi waktu dan kontraksi panjang.

Ashabul Kahfi : Pembuktian Teori Relativitas (1)

Sebuah kisah yang sangat familier di telinga kita para muslim, yaitu ASHABUL KAHFI. Banyak orang - orang kafir yang meragukan kisah tersebut, karena bagi mereka tidak mungkin seseorang itu tidur selama 309 tahun atau di sumber lain disebutkan 350 tahun dan masih bisa hidup pada saat bangun. Namun, ternyata keraguan mereka terbantahkan oleh teori Relativitas yang diusulkan oleh Albert Einsten, yang sekarang juga menjadi materi RD di kelas 3 SMA ini... :) . Baru saja tadi search di Google tentang soal - soal relativitas, tapi malah nemuin sebuah artikel tentang hal tersebut, RD-pun copas itu artikel di blog ini...

---------

Hari indah !

Sabtu ini RD menjalani hari seperti biasa. Tadi pagi dibangunin bunda pukul setengah 3 pagi hari, diingetin kalau belum sholat isya. Kok bisa ? Hehe.

Semalem, RD ketiduran saat baru mxitan sama teman - teman dan menunggu someone special buat online karena dia baru perjalanan pulang dari bimbel, tapi lamanya minta ampun, eh gataunya RD jadi ketiduran... (-.-)

Pagi tadi setelah sholat isya yang terlambat, RD miscall si dia nyuruh buat online mxit. Ditunggu - tunggu, setelah 5 menit baru online. Jadilah pagi tadi diisi ngobrol ngalor - ngidul diawali dengan 'berantem' kecil karena RD ketiduran semalam (-.-). Teruuus ngobrol sampai kemudian pintu kamar RD diketuk sama bunda,

"Kaak, ayo subuh...", bunda menyahut dari luar pintu, ternyata udah adzan shubuh dan RD bisa gag denger.

Kesumpelan apa ya ni kuping ? :O

Sambil bangun dari tempat tidur dan bercermin di lemari baju, RD menjawab. "Iyaa bunda...entar nunggu iqomah".

Hehe, emang kebiasaan deh nunggu iqomah kalau mau ke masjid. Tapi, okelah kadang - kadang dan gag tiap hari. :D

Setelah pulang dari masjid, RD kembali ke kamar dan kembali bermxit ria. Pukul setengah 6, RD sudahin mxitan sama my someone to be loved. Terus RD mandi dan berangkat pagi, sampai di sekolah RD belajar Sejarah, karena ternyata hari itu jam pertamanya ada Ulangan Sejarah ! :O

My God ! RD gatau bener kalo ada ulangan, katanya kemaren cuman rumor... -,-

Alhamdulillahirabbil 'alamin, RD membatin setelah Ulangan berakhir karena RD bisa ngerjain semua ditambah dengan jawaban penuh kreatifitas, :D . Terus, pelajaran Bahasa Jawa RD malah gojekan sendiri sama pak gurunya, pak Alonso (-.-) yang uda tua tapi emang masi cool gitu.... B) . Sehabis ituu, ada pelajaran English ! Sir Agus datang dan sekelas akan mingkem semua. Materinya hari ini adalah Listening Section.

Sumpah ! Listening Section yang sangat tidak jelas banget ! -,-

Dan hari ini pulang awal pukul 11.30 !

Uda dulu tulisannya buat kali ini....see you again reader ! ;)

Catatan Hari Jumat

RD baru saja pulang dari masjid depan rumah, tadi setelah sholat berakhir dengan salam RD langsung cabut ke rumah buat ngeredain emosi. Kenapa ?

Ampuuun, tadi pukul 11.30 RD nyampe rumah. Panas di Solo siang ini sepertinya ingin menunjukkan arogansinya, karena sudah seminggu ini dingin menghiasi malam bersama turunnya hujan. Saking panasnya, RD langsung copot helm, sepatu, sweater dan melepas baju seragam di dapur sambil berlari ke dispenser. Fiuuh, lega juga akhirnya tenggorokan RD bisa teraliri air dingin buad menormalkan hawa yang tidak wajar ini.

Sayup - sayup RD denger obrolan Bunda dan Ghozy di salah satu kamar. RD kaget, bukannya si ghozy harusnya sekolah ? Ya akhirnya RD samperin juga ke kamar itu,

"Lho ? Bunda, Ghozy gag sekolah ?" , aku bertanya setelah masuk ke kamar.

Eh, Bunda gag langsung jawab. " Oh...kak, uda pulang ? Ntar jemput adik - adik yaa.... ", bukannya pertanyaan RD dijawab tapi malah pulang - pulang gini tiba - tiba disuruh sesuatu yang mengacaukan rencana RD buat istirahat siang dan melanjutkan ke Tasqofiyah di SMKN 2 nanti pukul 2 siang. "...sekalian ngantar Bunda ke kampus..." , bunda melanjutkan. Arrgh !

RD cuman bisa mengiyakan aja, mau gimana lagi ? Bunda sudah terlalu banyak memberi dan berkorban untuk RD. Bagaimana bisa RD menolak 'hanya' untuk sebuah pekerjaan yang wajar ini, lagipula berpahala insya Allah.

Sesudah itu, RD taruh tas di kamar dan bersantai sebentar di ruang depan sambil baca koran Jawa Pos yang mungkin tadi pagi dibeli oleh Ayah di jalan saat mengantar adik - adik sekolah, karena kami hanya berlangganan Solopos yang biasanya diantar oleh loper koran tiap pagi sebelum pukul 6. RD keasyikan baca koran, saat adzan terdengar dari masjid depan tanda sholat jumat dimulai, RD langsung ke kamar mandi dan wudhu. Terpaksa harus pakai seragam batik sekolah buat ke masjid kali ini karena terlalu lama jika harus ganti pakaian. Tidak ! RD lupa kalo tadi baju batiknya sudah RD lempar ke tempat cuci, tapi tak apalah RD ambil saja baju yang sudah agak sedikit basah itu.

Sesampainya di masjid, RD sholat tahiyyatul masjid dan duduk mendengarkan mbah Rhomdoni berkhutbah. Tak tahunya RD tertidur, benar - benar tertidur, mungkin RD benar - benar capek setelah semalam nyampe di rumah pukul 11 malam. Sewaktu tersadar telah tertidur, RD cepat - cepat mengangkat kepala dan melihat jam dinding menunjukkan pukul 12.20.

Lama bangeed ni khotib khutbahnya.....

Kekuatan do'a Ibu

Kisah ini terjadi tepat satu tahun yang lalu, yaitu ketika eyang putri RD dari bunda sedang sakit tumor di bagian leher. Eyang sudah berusia lebih dari 60 tahun, dan mungkin memang sudah sewajarnyalah di zaman ini usia tersebut adalah usia yang rentan terhadap berbagai jenis penyakit yang datang. Sebelumnya eyang putri juga sudah terkena rematik, sehingga seluruh sendi tubuhnya kaku dan susah digerakkan, apalagi untuk gerakan sholat. Namun, RD tetap saja sampai saat ini masih heran mengapa eyang putri tetap saja melaksanakan sholat dengan berdiri walaupun pasti sakitnya minta ampun kalo sedang sujud ataupun ruku', padahal kalau sambil tidur-pun bisa.

Jadinya, setiap eyang putri sholat dan ada orang yang mau ada urusan dengan beliau, maka harus bersabar menunggu barang sejenak sekitar 15 - 20 menitan sampai eyang selesai sholat. Tapi tak jarang, orang harus bersabar menunggu sampai 1 jam saat eyang sholat. RD yang biasa berkunjung ke rumah nenek tiap libur sekolah-pun lama - lama tertarik dengan kebiasaan eyang yang suka sholat berlama - lama. Ternyata, eyang cuman gunain waktu 10 menit saja buad sholat dan sisanya selama hampir 30 menit lebih dibuat berdo'a... :O

RD penasaran, karena biasanya eyang sholat itu di kamar yang RD tempatin saat menginap di rumah eyang, maka suatu hari setelah RD sholat shubuh duluan RD pura - pura tidur lagi di dipan kayu di samping tempat eyang sholat nanti. Naah, setelah menunggu eyang sholat ternyata RD perhatikan eyang duduk posisi tahiyyat akhir begitu sambil mendongak ke langit - langit rumah dan menengadahkan tangan. Sejurus kemudian, mengalirlah kata - kata permintaan yang terdengar sangaaaaaaaat ikhlas dan sangat berpasrah diri....nama RD, nama adik - adik RD, nama ayah, nama bunda disebut eyang satu per satu. Kami di do'akan oleh eyang ! Sesuatu yang bahkan RD belum pernah lakukan...bahkan pikirkan... :'(

Semenjak eyang sakit tumor dan dirawat di rumah sakit, entah RD benar - benar memperhatikan atau tidak waktu itu, yang jelas nilai - nilai ulangan RD jadi turun, uang saku menipis dan kadang timbul masalah yang RD tidak harapkan. Awalnya RD mengira ini hanyalah sebuah kebetulan belaka, namun tidak ! Karena setelah sempat diperbolehkan oleh dokter pulang ke rumah, eyang kembali melakukan aktivitasnya seperti biasa dan tidak terlewat yaitu berlama - lama dalam sholatnya serta mendo'akan kami semua....dan bisa ditebak, 2 bulan ke depan keadaan berangsur - angsur membaik, nilai semesteran yang hanya berjarak 3 bulan dengan mid-semester kemarin juga bagus - bagus !

Tapi kehendak Allah memang tidak bisa digugat, eyang kembali masuk rumah sakit dan harus di opname beberapa minggu dan RD sempat menemani beliau saat itu. Eyang putri meninggal dunia setelah diperbolehkan dokter pulang ke rumah, dan meninggal dalam pangkuan bunda serta dituntun ayah untuk mengucap kalimat syahadatain... :)

...kekuatan do'a seorang Ibu dari Ibundaku...
...begitu tulus kasih sayang dan perhatiannya...
...pada kami yang bahkan jarang mengingatnya...
...ya Allah berikan surgaMu untuknya...

Sahabat

Polemik makna sahabat bertebaran di koran, majalah, pamflet, sampai ke dunia sinetron dan layar lebar. Kisah yang umumnya diawali dari hubungan yang intens diwarnai dengan pertemuan yang tidak terduga, muncul perhatian, pengertian, pengorbanan, perasaan yang mendalam dan pengalaman indah serta segalanya yang dilewati bersama baik suka maupun duka, menghiasi ide - ide pembuatan karya seorang seniman dan sineas film. Tetap saja menarik direnungi makna persahabatan...

RD mengenal sesuatu yang dinamakan persahabatan waktu masih duduk di SMP, RD punya beberapa teman yang sudah RD kenal sejak SD yang jadi satu sekolah lagi waktu SMP. Jadi, semakin dekat saja kami karena uda lebih dari 6 tahun menjalani hubungan walaupun hanya bertemu di sekolah saja. Tapi karena waktu itu sekolahnya Full Day School , jadi sekolah sudah ibarat rumah bagi kami, teman - teman yang ada-pun udah RD anggep jadi sodara. Apa - apa dicoba, dilakuin, ditanggung bareng - bareng bahkan sampe nantangin guru :D .

So, hubungan ini sudah berjalan selama 8 tahun lebih sejak dari SD sampai lulus SMP, namun kenyataannya label "sahabat" belum bisa diberikan untuk semua ini karena setelah berpisah tempat dari SMP, kami memilih masing - masing sekolah yang berbeda untuk melanjutkan ke SMA-nya, maka kami terpisah. Dan disitulah ternyata ujian kesetiaan tidak mampu kami lalui, terpisah oleh jarak membuat hubungan kami terpisah pula. Apalagi waktu menuntut diri kami masing - masing untuk menjalani semuanya serba cepat dan terbatas sesuai dengan cita - cita kami.

Tetap saja ada pengecualian, ada beberapa teman bersama RD berusaha lepas dari jerat 'ketidaksetiaan' itu. Namanya akan tetap abadi di hati RD selamanya dan selalu ada di dalam do'a ba'da sholat. Yang RD kaget adalah, bukan karena kami semua mampu melewati semuanya ini, tetapi justru 'muncul' sahabat - sahabat yang sebelumnya tidak sama sekali RD kenal. Ternyata awal dari persahabatan yang tidak terduga terbukti !

Pernah suatu hari RD benar - benar tidak punya semangat, nilai mid-semester ada di bawah ( karena emang tidak pernah di atas -,- ), uang di dompet sama sekali tidak ada. Ya karena RD tahu bahwa itu semua hanyalah bagian kecil dari keseluruhan hidup, maka RD mencoba untuk mengacuhkan semuanya dan berusaha meyakinkan diri RD bahwa masih banyak hal lain yang bisa dikerjakan dan membuahkan prestasi. Namun, tetap saja hal itu adalah beban bagi RD sehingga mood RD seminggu itu tidak terkendali, bahkan sholatnya tertinggal terus. Di saat itulah tiba - tiba ada SMS masuk memberi semangat, memberi tadzkirah, memberi banyak nasehat yang ngena dan pas banget, padahal RD dan dirinya sudah tidak pernah bertemu selama berbulan - bulan karena beda sekolah dan beda angkatan, akhwat lagi :O . Mungkin di situlah destiny yang Allah tuliskan untuk RD , siapa yang benar - benar baik menjadi sahabat...yang memberi perhatian.

Cukup sekian dulu ya...capek, setelah ini mau pergi ke jogja... :)

Hujan - Sekolah - Denda...

Sudah hampir dua minggu ini hujan turun setiap sore dan malam. Menemani sunyi malam dengan rintik air hujan yang membasahi tanah, harum wanginya. Cobalah untuk mencari parfum yang wanginya lebih daripada wangi tanah basah oleh air hujan , walaupun tiap orang seleranya berbeda namun dipastikan mereka semua akan menyukainya.

Sekolah semakin hari semakin padat jadwalnya, jam ke-0 dimulai pukul 6 pagi dan dapat dipastikan bahwa RD selalu terlambat karena banyak hal seperti mandi terlalu lama, sarapan terlambat, mengisi bensin dan membalas sms dan mxit dari kekasih RD :) . Walaupun begitu, tetap saja segalanya berjalan normal karena sekolah bukanlah segalanya dalam hidup ini, justru banyak ilmu yang RD peroleh bukan dari sekolah namun lebih banyak dari teman, sahabat, pengalaman di luar dan satu yang jelas, Buku.

Bicara mengenai buku, buku yang RD sukai adalah buku - buku yang bertema komunikasi simpel, politik dan buku pegangan seorang oportunis. Kalau buku fiksi seperti novel, yang paling RD sukai beberapa di antaranya Tembang Ilalang, Angels & Demon, FORTRESS dan sekuel Eragon :D . Belanja buku ? Hmmm, tidak lebih dari satu kali tiap 2 bulan bersama ayah RD dan ditambah kalau ada pameran buku - buku yang besar pasti RD datangi.

Hari ini, 17 November 2009 berjalan seperti biasa, namun ada yang masih menggelayuti pikiran RD yaitu belum mengembalikan VCD "Crank" yang uda terlambat 12 hari ! Oh my God, berapa ya dendanya ?! Hari ini deh Insya Allah RD balikin....

It's enough for today,...

Preface

Sebagai awal permulaan, blog ini dibuat sebagai titik tolak produktivitas diri yang cenderung menurun selama 3 tahun terakhir ini. Raindevotee berharap blog ini adalah sebuah langkah awal untuk mencapai prestasi yang dicita - citakan selama ini.

Apa itu RAINDEVOTEE ?

Raindevotee atau setelah ini bisa dipanggil RD (read-erdi) berasal dari dua kata dalam bahasa Inggris, yang bila diartikan secara menyeluruh adalah "pengagum hujan". RD juga mempunyai nickname lain yaitu EVILIOUS.

Dimana RAINDEVOTEE ?

Raindevotee atau RD tinggal di kota Solo, lahir di Klaten, 30 September dengan tahun dirahasiakan. Saat tulisan ini dibuat, RD sedang menyelesaikan pendidikan di sebuah SMA Negeri di Solo.

Mengapa RAINDEVOTEE membuat blog ini ?

Sudah dijawab di paragraf pertama tentang hal ini, yaitu sebagai langkah awal perubahan setelah 3 tahun vakum menciptakan prestasi dan karya nyata, serta sebagai media penyaluran atau formed mindcraft dari RD sendiri.

Apa yang menjadi latar belakang RAINDEVOTEE ?

yaitu Hujan, ada apa dengan hujan ? Hujan adalah sebuah rahmat, barokah dan pemberian dari Tuhan yang Maha Kuasa. Bisa dibayangkan bumi ini tiada hujan selama 1 tahun saja ? Maka tidak akan ada tumbuhan - tumbuhan serta makhluk hidup yang tersisa.

Baginda Muhammad Sallallahu 'alaihi wa salam dalam sebuah riwayat pernah diceritakan bahwa beliau menghambur keluar dari masjid saat sedang berkumpul bersama sahabatnya kemudian tiba - tiba hujan turun serta membuka baju bagian atasnya sehingga terkena air hujan. Para sahabat yang heran dengan hal itu kemudian bertanya,

" Ya Rasulullah, mengapa Engkau melakukan itu ? "

Maka baginda nabi Muhammad menjawab,

"Ketahuilah, bahwasanya hujan ini baru saja diciptakan oleh Allah dari langit...."