Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Nasehat Hari Ini ( Generasi )

Yang menyebabkan musnahnya sebuah generasi dalam keluarga adalah karena adanya sebuah kesalahan pewarisan. Sebuah keluarga sukses di satu periode belum tentu kesuksesannya akan bisa berlanjut di periode selanjutnya, apabila tidak diwariskan kepada penerusnya nilai - nilai kesuksesan. Para generasi penerus hanya disuruh menikmati masa muda mereka dan diharapkan bisa meneruskan perusahaan keluarga yang dimiliki di periode yang akan datang, namun pada kenyataannya tidak pernah bisa dan tidak akan pernah bisa jika sebuah generasi penerus hanya dibiarkan begitu saja tanpa penempaan berkelanjutan kemudian membawa kesuksesan di masa yang akan datang.

Tengoklah cerita di Solo, bagaimana nasib keluarga - keluarga juragan batik yang dahulu terkenal kesuksesannya dan kekayaannya di masa ini ? Hanya sebagian kecil saja dari mereka yang mampu bertahan, kalaupun ada itupun hanya mampu bertahan dan tidak mampu maju. Mengapa ?

Karena dahulu, pada masa kejayaan mereka, mereka tidak memperhatikan bagaimana agar kesuksesan ini bertahan selama bertahun - tahun ke depan. Anak - anak mereka-pun dibiarkan hanya menikmati masa muda mereka dengan berhura - hura, tidak diwariskan sedikit-pun pelajaran berbisnis, kemandirian ataupun nilai - nilai yang bernilai positif untuk sebuah kesuksesan. Dan kita bisa melihat sekarang, bagaimana keadaan generasi penerus mereka... :)

Ada sebuah cerita lain, yaitu tentang Soichiro Honda. Seseorang yang namanya diabadikan untuk menjadi nama salath satu perusahaan otomotif terbesar di dunia. Kesuksesannya dalam mendirikan dan membangun HONDA diwariskan kepada anaknya, bukan dengan mewariskan kepemilikan HONDA kepada anaknya tersebut, justru Soichiro tidak mewariskan sedikit-pun saham di HONDA kepada anaknya tersebut. Dia banyak memberikan pelajaran kepada anaknya dengan nilai - nilai di luar itu semua, ketika ditanya mengapa ia tidak mewariskan barang sedikit saja kepada putra - putranya, ia menjawab...

"..sudah cukup KEMANDIRIAN yang aku wariskan kepada mereka, itu bahkan lebih besar daripada HONDA..."

Ashabul Kahfi : Pembuktian Teori Relativitas (2)

--sambungan--

Para Ashabul Kahfi hidup melintasi zaman. Mereka serasa tertidur satu hari didalam gua, namun zaman ternyata telah berganti selama 309 tahun (pendapat lain menyatakan 350 tahun).

Dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun (lagi).” (QS 18:25)

Bagaimana bisa?

Hal ini bisa dibuktikan dengan analisis melalui fisika modern, yaitu teori relativitas Einstein.

Jika suatu benda, makhluk hidup atau apa saja yang bergerak dengan kecepatan tertentu (mendekati kecepatan cahaya), maka benda tersebut akan mengalami dilatasi waktu dan kontraksi panjang.

Ashabul Kahfi : Pembuktian Teori Relativitas (1)

Sebuah kisah yang sangat familier di telinga kita para muslim, yaitu ASHABUL KAHFI. Banyak orang - orang kafir yang meragukan kisah tersebut, karena bagi mereka tidak mungkin seseorang itu tidur selama 309 tahun atau di sumber lain disebutkan 350 tahun dan masih bisa hidup pada saat bangun. Namun, ternyata keraguan mereka terbantahkan oleh teori Relativitas yang diusulkan oleh Albert Einsten, yang sekarang juga menjadi materi RD di kelas 3 SMA ini... :) . Baru saja tadi search di Google tentang soal - soal relativitas, tapi malah nemuin sebuah artikel tentang hal tersebut, RD-pun copas itu artikel di blog ini...

---------